Dunia Fira
'Berbagai Karya Tulisanku Ku Persembahkan Yang Terbaik'

Jumat, 03 September 2010

Kerangka Manusia Purba Terpendam di Bali

GIANYAR, KOMPAS.com - Tim peneliti Balai Arkeologi Denpasar menemukan kerangka manusia purba yang diperkirakan berumur 2500 tahun saat melakukan penggalian di Desa Keramas, Blahbatu, Minggu (29/08/2010). Kerangka yang masih utuh ini diperkirakan kerangka seorang abdi yang setia kepada tuannya pada zaman kerajaan silam.

“Dari hasil penelitian kami, diduga dia abdi tuannya yang setia dan dikubur di samping sarkofagus tuannya,” ujar Ayu Kusumawati, koordinator Balai Arkeologi, Denpasar. Penemuan kerangka ini menyusul temuan sarkofagus istimewa berkepala patung manusia yang digali pada 25 Agustus 2010 lalu.

Disamping kerangka peneliti juga menemukan batung beliung dan guci kuno. Sejak tahun 1978, sebanyak 37 sarkofagus ditemukan di Kabupaten Gianyar. Penemuan terakhir terdapat di kawasan galian bata merah, Desa Keramas, Blahbatu, Gianyar.

Tim peneliti menduga di lokasi penemuan ini, pada awal zaman peradaban Bali, merupakan pemukiman padat penduduk. Hal tersebut diperkuat dengan temuan periuk dan alat-alat persembahyangan.
Petani bisa pakai semut untuk usir gajah

Berdasarkan hasil percobaan, Todd Palmer dari University of Florida dan Jacob Goheen dari University of Wyoming menarik kesimpulan kalau para petani bisa menggunakan semut untuk menghalau gajah masuk dan merusak lahan pertanian.

Gajah

Ide Palmer dan Goheen itu muncul saat meneliti pola makan gajah di savana di Kenya. Mereka mendapati ada anomali pada pola makan gajah. Mamalia besar itu memakan hampir semua yang ada di depan mereka, kecuali 1 jenis pohon Acacia drepanolobiom yang dikerubungi semut.

Palmer dan Goheen membuat beberapa percobaan untuk mengetahui penyebab gajah melewati pohon itu. Pohonnya atau semutnya? Mereka memberi beberapa gajah empat ranting. Dua ranting dari pohon yang jadi makanan favorit gajah,
Acacia mellifera--satu ranting bersih dari semut, satu lagi dikerubungi semut. Dua ranting lainnya berasal dari pohon Acacia drepanolobiom yang menjadi rumah semut. Ketika diberikan kepada gajah, satu ranting dibersihkan dari semut, sedangkan satu lagi tetap bersemut.

Ternyata, gajah tetap memakan ranting
Acacia drepanolobiom selahap mereka memakan pohon favorit mereka. Dengan catatan, tidak ada semut di ranting itu. Gajah tidak mau memakan ranting yang bersemut meskipun ranting itu berasal dari pohon favorit mereka. "Mereka menghindari ranting bersemut itu seperti anak kecil menghindar ketika diberi brokoli," jelas Palmer kepada Discovery News.

Melalui pengamatan selanjutnya, para peneliti mengetahui kalau bagian dalam belalai gajah sangat sensitif. Ketika gajah mencoba memakan ranting pohon yang dikerubungi semut, belalainya bisa diserang sekoloni semut. Para peneliti kemudian membandingkan perubahan jumlah pohon tempat tinggal semut dengan jenis pohon lain di Lewa Wildlife Conservasy di Kenya pada tahun 2003 dan 2008. Vegetasi pohon tanpa semut berkurang, sedangkan vegetas pohon yang ditinggali semut nyaris tak berubah. "Semut ternyata memainkan peran besar dalam menjaga ekosistem dengan menjaga stabilitas jumlah pohon," kata Palmer.

Jika semut bisa bertindak sebagai penjaga pohon di hutan, seharusnya semut juga bisa dipakai untuk menjaga tanaman pertanian sehingga konflik antara manusia dan gajah bisa berkurang.

Film Anak Negeri Akan Tayang di PBB

JAKARTA, KOMPAS.com--Video pemenang kompetisi "Democracy Video Challenge" yang berjudul "Democracy is Yet to Learn" karya sutradara muda Indonesia Adhyatmika akan ditayangkan di PBB pada September, kata Arend C.Zwartjes, Atase Kebudayaan dari Kedutaan besar AS untuk Indonesia pada Jumat.

Video yang berdurasi sekitar 2 menit tersebut merupakan film pendek yang menjadi salah satu pemenang Kompetisi Democracy Video Challange (DVC) yang diadakan oleh Kedubes AS.

Adhyatmika beserta kelima pemenang lainnya yang berasal dari Iran, Spanyol, Kolombia, Nepal dan Ethiopia memperoleh biaya perjalanan penuh ke Washington D.C., Hollywood, dan New York City pada September.

Para pemenang kompetisi itu akan mengunjungi lokasi pembuatan film/TV, dan akan bertemu dengan sutradara, teknisi film, agen pencari bakat profesional, dan ahli media baru dalam kunjungannya di New York dan Hollywood.

Video para pemenang juga berkesempatan untuk ditayangkan di Motion Picture Association of America (MPAA), Assosiasi Amerika yang bertujuan untuk memajukan kepentingan sturdio film dan juga menetapan sistem penilaian film, kata Zwartjes.

Mereka juga berkesempatan untuk mengunjungi Discovery Channel, New York University dan tampil pada The Today Show di NBC serta bertemu Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, kata dia.

Adhyatmika pada konferensi pers di Kedubes AS pada Jumat mengatakan dia terinspirasi untuk membuat film tersebut karena demokrasi bukanlah objek, namun suatu proses dan proses itu baru dirasakan beberapa tahun

belakangan ini walaupun usia negara kita sudah lebih dari setengah abad.

Menurut dia, demokrasi di Indonesia belumlah sempurna dan masih perlu banyak belajar.

"Saya ingin menunjukkan citra positif Indonesia disamping stigma negatif dari dunia barat tentang negara kita. Saya Ingin menunjukkan kalau Indonesia juga mempunyai karya seni yang diakui di dunia internasional," kata dia.

Tujuan dari kompetisi DVC ini adalah bukan untuk memberitahu orang apa arti demokrasi itu, tetapi untuk menanyakan kepada mereka apa arti demokrasi itu, kata Zwartjes.

Kompetisi ini akan diadakan lagi tahun depan dengan mengambil tema yang sama yaitu `Democracy is...".

Namun para peserta dapat mengikuti kompetisi ini tahun depan dengan mengirimkan video pendek, foto, atau pendapat lewat jejaring sosial Twitter tentang apa arti demokrasi itu.

Adhyatmika pada keterangannya ingin menunjukkan dan mendorong generasi muda Indonesia untuk menunjukkan bakatnya dengan menghasilkan karya-karya yang hebat di Indonesia dan di dunia Internasional.

Stasiun TV Belum Maksimal Didik Masyarakat

JAKARTA, KOMPAS.com--Dirjen Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) Kemkominfo Freddy Tulung mengatakan, stasiun TV belum maksimal dalam mendidik masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan.

"Dalam konteks pendidikan publik, tayangan TV di bulan Ramadhan dimaknai belum maksimal dalam mendidik, mencerahkan, dan memberdayakan publik," katanya dalam acara temu wartawan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta Pusat, Rabu.

Freddy mengatakan, hasil pantauan tayangan memperlihatkan, penonton masih disuguhi tayangan yang belum "pas" dengan nilai Ramadhan.

Hal tersebut, lanjutnya, ditandai denganadanya beberapa adegan kekerasan fisik seperti memukul, menendang, melempar. Selain itu juga ada beberapa adegan kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan mistik.

"Pemantauan menemukan 1.252 adegan yang melanggar dari sebelas stasiun TV yang menyajikan program spesial di bulan Ramadhan," katanya.

Pelanggaran tersebut, lanjutnya, di antaranya 499 adegan kekerasan fisik, 487 adegan kekerasan psikis, 44 adegan mistik, dan 222 adegan mesum atau cabul.

Selain itu, Freddy juga mengungkapkan hasil pemantauan tayangan Ramadhan selama empat tahun sejak 2007 hingga 2010.

Ia mengatakan, jumlah adegan yang melanggar meningkat cukup tinggi pada tahun 2010 dengan jumlah pada tahun 2007 sebanyak 340, tahun 2008 sebanyak 802, dan tahun 2009 sebanyak 425.

Kamis, 02 September 2010

Hilang Di Pusat Perbelanjaan

Ketika aku umur 4 tahun, aku diajak oleh ibuku pergi ke sebual mall di Jakarta, untuk membeli baju lebaran.Ketika itu ibuku sedang mengandung adiku.Setiba disana aku dan ibuku langsung ke toko baju, aku disuruh jalan oleh ibuku , tapi aku malas jalan. Ibuku terlalu asyik memilihkan baju lebaran untuk aku , sedangkan aku duduk dibawah tumpukan baju yang digantung. Beberapa jam kemudian ibuku tak sadar kalau aku tidak genggaman sama ibuku, karena perasaan khawatir ibuku langsung melapor kepada pak satpam yang ada ditoko baju tersebut.
Ibuku : " Pak, tolong pak anak saya hilang!! "
Pak Satpam : " Dimana hilangnya?"
Ibuku : " Di toko baju ini "
Pak Satpam : " ya sudah ibu ikut saya untuk keruang informasi "

Lalu ibuku dan pak satpam langsung keruang informasi, ibuku menceritakan kronologi kejadian, ibuku mencatat namaku, ciri-ciriku, alamat rumahku, dan sesudah itu langsung diberitahukan kepada seluruh pengunjung ditoko baju tersebut. Sekian lama menunggu, ibuku tidak kehabisan akal, ibuku dan kedua pak satpam langsung mencari aku disetiap sudut toko baju ini. 2 jam aku dicari-cari dan aku ditemukan oleh salah satu satpam , lalu pak satpam langsung bilang ke ibuku, dan ibuku langsung ke tempat aku ditemukan.
Ibuku : "kakak kenapa kamu duduk dibawah tumpukan baju yang digantung ini?"
Aku : " kaki aku sakit, aku tidak mau jalan."
Ibuku : " kakak jangan malas jalan, entar tidak dibelikan baju lebaran jangan diulangi lagi ya. "
Aku : (terdiam)

Aku langsung berdiri, aku langsung digandeng ibuku. Lalu ibuku memberi ucapan terimakasih kepada pak satpam yang sudah menemukan aku , pengunjung toko baju melihat aku dan ibuku, ibuku langsung membayar baju yang dibeli, dan karena perasaan malu ibuku langsung mengajak aku pulang.

Rabu, 01 September 2010

Jus Coklat Stawberry

Sambil menunggu waktu berbuka puasa, derry dan revan diajak kerumah tante tiara untuk membuat jus coklat stawberry, karena kedua anak tante tiara lagi ada acara buka bareng disekolahnya. Derry dan Revan menyetujuinya, pukul 15.30 derry dan revan berangkat dari rumah masing-masing.

Setiba dirumah tante tiara derry dan revan diajak masuk kedalam rumahnya. Lalu derry dan revan menyiapkan bahan-bahan untuk membuat jus coklat stawberry. Derry diberi tugas oleh tante tiara untuk melelehkan coklat batangan dan sesudah coklatnya meleleh dikasih gula dan diaduk-aduk, sedangkan revan menyuci stawberry.

Sesudah itu tante tiara mengajari derry dan revan membuat jus coklat stawberry. Pertama-tama siapkan stawberry , yang kedua stawberry taruh diblender lalu kasih air, gula dan es batu, dan yang terakhir stawberry diblender lalu ditaruh digelas dan diatasnya ditaburin coklat yang sudah dilelehkan. Derry dan Revan memperhatikan cara-cara yang sudah diajarkan oleh tante tiara, mereka mencoba untuk membuatnya.

Setengah jam kemudian Derry dan Revan berhasil membuat sate coklat stawberry, lalu mereka menghidangkannya dipiring, sesudah itu mereka tinggal menunggu waktu berbuka puasa tiba. derry bermain pspnya yang derry bawa, sedangkan revan bermain internet dirumah tante tiara.

Waktu berbuka puasa tiba, Lalu mereka minum air putih terlebih dahulu dan sebelum makan solat magrib berjamaah. Sesudah itu derry dan revan langsung mengambil jus coklat stawberry yang ada dipiring
Derry : "hemm, enak juga jus coklat stawberrynya"
Revan : "iya ni, jadi ketagihan"
Tante Tiara : "siapa yang punya idenya?'
Derry dan Revan : " tante tiara gitu loh" (sambil ketawa)
Tante Tiara : (sambil tersenyum)

Dengan tak sadar, derry dan revan sudah terlalu banyak minum jus coklat stawberry karena jus coklat stawberry sungguh nikmat, derry dan revan cuman sedikit makan nasi karena saking terlalu banyak jus coklat stawberry. Sesudah makan mereka menunggu azan isya, azan isya tiba lalu mereka solat berjamaah. Sesudah solat isya mereka pulang kerumahnya masing-masing dan tak lupa untuk berpamitan kepada tante tiara.

Pulang Kampung

Biasanya lebaran identik dengan mudik / pulang kampung, inilah yang menjadi tradisi yang pasti ada setiap tahunnya. Para pemudik pulang ke kampung biasanya menggunakan mobil, motor, kereta, pesawat dan kapal laut. Tapi ada juga tangan-tangan yang jail, yang memanfaatkannya, seperti mencopet, menghipnotis dan menjambret. Buat para pemudik yang pulang ke kampung halaman menggunakan transportasi umum, harap berhati-hati, dan juga buat yang mudik dengan membawa motor atau mobil , berhati-hati pada saat mengemudi dan jagalah kesehatannya.